Stack adalah daftar atau urutan elemen yang elemennya dapat diambil dan ditambah hanya melalui satu jalur, yaitu bagian depan list. Kalau di analogikan seperti tumpukan buku di perpustakaan yang tumpukannya dapat ditambah pada bagian paling atas dan mengambilnya dari bagian paling atas.
Ada 2 operasi dari stack, yaitu :
a. Operasi push yaitu operasi menambahkan elemen data pada urutan terakhir atau paling atas.
b. Operasi pop yaitu operasi mengambil sebuah elemen data pada urutan terakhir dari stack.
Tumpukan disebut juga “Push Down Back” yaitu penambahan elemen baru (push) dan penghapusan elemen dari tumpukan (pop). Salah satu konsep yang efektif untuk menyimpan dan mengambil data adalah “terakhir masuk sebagai yang pertama keluar” (Last in First Out/LIFO). Dengan konsep ini, pengambilan data akan berkebalikan urutannya dengan penyimpanan data.
Berikut adalah contoh dari stack:
#include <iostream.h>
#include <conio.h>
void push(int batas,int isi);
void cetak();
void pop();
int top=0,data[100],bott=0;
void main()
{
int b=0,a,i,j,k;
do
{
clrscr();
cout<<"\tProgram Stack\n\n";
cout<<"\t+++++++++++++\n";
cout<<"1.Push Data\n2.Pop Data\n3.cetak\nPilihan : ";
cin>>a;
switch (a)
{
case 1:
cout<<"Masukkan Data Max : ";
cin>>k;
cout<<"Masukkan Isi Data : ";
cin>>j;
push(k,j);
break;
case 2:
pop();
break;
case 3:
cetak();
break;
cout<<"Pilihan Tidak Tersedia";
break;
}
getch();
}
while (b==0);
}
void pop()
{
if (top==0)
cout<<"Tidak Tersedia";
else
{
if (top==bott)
{
top=0;
bott=0;
}
else
top=top-1;
cout<<"Data Telah di hapus";
}
}
void cetak()
{
int i;
if (top==0)
cout<<"Maaf data tidak tersedia";
else
{
cout<<"\nPosisi Top\t: "<<data[top];
cout<<"\nPosisi Bottom\t: "<<data[bott];
cout<<"\nData Yang tersimpan\t:";
for (i=1;i<=top;i++)
cout<<data[i]<<" ";
}
}
void push(int batas,int isi)
{
int max,c;
max=batas;
if (top>=max)
cout<<"Maaf Data Penuh";
else
{
if (top==0)
{
top=top+1;
bott=bott+1;
data[top]=isi;
}
else
{
top=top+1;
data[top]=isi;
}
cout<<"Data Ditambahkan\n";
cout<<"\nIsi Data\t: "<<data[top];
cout<<"\nData Saat Ini\t: "<<top;
}
}
Bahasa pemograman Visual Basic 6.0 dapat digunakan untuk menyusun dan
membuat program aplikasi pada sistem operasi windows. Program aplikasi dapat
berupa program database, program grafis dan lain sebagainya. Didalam Visual Basic
6.0 terdapat komponen - komponen yang sangat membantu dalam pembuatan
program aplikasi. Dalam pembuatan program aplikasi pada Visual Basic 6.0 dapat
didukung oleh software seprti Microsoft Access,Microsoft Exel, Seagate Criytal
Report, dan lain sebagainya.
Untuk dapat menyusun dan membuat suatu program aplikasi dari VB 6.0,
tentunya harus mengetahui fasilitas – fasilitas yang disediakan agar proses
penyusunan dan pembuatan program tersebut berjalan dengan baik.
Berikut adalah Tutorial untuk belajar Visual Basic 6.0. Silakan di download
Akhir tahun 1975, Steve Wozniak menyelesaikan prototype yang nantinya akan menjadi computer Apple pertama. Tempat dimana Wozniak bekerja saat itu, Hewlett-Packard. Tidak tertarik dengan kreasinya tersebut. Kemudian pada 1 April 1976, Apple didirikan oleh Steve Jobs, Steve Wozniak, dan seorang teknisi dari Atari bernama Ronald Wayne. Produk pertamanya tidak lain adalah Apple I yang merupakan prototype milik Wozniak tadi.
Di tahun 1985, Steve Jobs ditendang keluar dari Apple. Atas dana dari Ross Perot dan kocenya sendiri, Steve kemudian mengembangkan NeXT. Saat itu computer NeXT bisa dibilang sangat canggih, tapi sangat mahal dibandingkan dengan computer workstation lain pada saat itu. Tahun 1993, NeXT dihentikan perkembanganya.
Sementara itu, Apple menghadapi masalhnya sendiri. Mac OS sudah mencapai “masa pensiunnya”. Sebuah pengembangan dilakukan untuk menggantinya, yakni Copland, yang mulai dikerjakan pasa tahun 1994. Tapi kemudian di tahun 1996, proyek tersebut dibatalkan. Beberapa elemen Copland bisa ditemukan pada Mac OS 8.
Selanjutnya Apple memutuskan untuk mengambil NeXT dan OPENSTEP, sebagai basis dari OS mereka yang baru. Steve Jobs pun kembali ditarik oleh Apple sebagai konsultan. Apple berharap dengan menggunakan OPENSTEP, para developer akan memporting software mereka ke Apple. Tapi kenyataanya, beberapa developer vesar seperti Adobe memilih untuk mengabaikannya.
Ketepurukan Apple berlanjut, setelah CEO mereka dipecat. Steve jobs dipercaya untuk memimpin Apple. Dari situ, Apple mulai menunjukkan geliatnya. Seperti pengembangan Carbon, yaitu porting API Macintosh asli ke library nya Unix. Kemudian ada Darwin, yakni sebuah kernel OS bersifat open source, yang didasari oleh kernel Mach dan layer BSD.
Mac OS X yang pertama kali dirilis adalah Mac OS X Server 1.0 menggunakan GUI Mac OS yang sudah dimodifikasi, dan diberi nama Aqua. Aqua merupakan perubahan yang sangat radikal dibandingkan dari Mac OS 9. Selain itu, sebuah fitur baru ditambahkan yang diberi nama dock. Setelah Mac OS X Server 1.0, Mac X berikutnya diluncurkan oleh Apple. Uniknya dalam pemberian nama kodenya Apple menggunakan nama taksonomi keluarga kucing besar.
Banyak artikel membicarakan topik social engineering mendefinisikan social enginnering sebagai “seni dan ilmu pengetahuan untuk membuat orang lain mengikuti kehendak kita” (Bernz, 2001), “pemanfaatan trik-trik psikologis oleh hacker luar terhadap user berwenang dari sebuah sistem komputeran dalam rangka memperoleh informasi yang ia butuhkan untuk memperoleh akses ke sistem” (Palumbo, 2000) atau “memperoleh informasi yang dibutuhkan (contoh, sebuah kata sandi) dari seseorang daripada mencoba menembus suatu sistem” (Berg, 1995), “security attack dimana seseorang memanipulasi orang lain agar membuka informasi yang dapat digunakan untuk mencuri data, mengakses suatu system, akses ke ponsel, keuangan hingga identitas pribadi” (Guenther, 2001). Pada kenyataan, social engineering dapat berupa yang manapun atau semua dari hal ini, tergantung posisi kita. Satu hal yang tampaknya disepakati oleh setiap orang adalah bahwa social engineering secara umum adalah manipulasi cerdas seorang hacker memanfaatkan sifat alami manusia yang cenderung mudah untuk percaya. Tujuan sang hacker adalah untuk memperoleh informasi yang memungkinkannya untuk mendapatkan akses tidak sah ke suatu sistem berikut pula informasi yang ada pada sistem tersebut.
Keamanan berkaitan erat dengan kepercayaan, kepercayaan dalam proteksi dan autentifikasi. Telah disepakati bersama bahwa keinginan alami manusia untuk mempercayai orang lain berdasarkan janjinya adalah mata rantai terlemah dalam keamanan. Kenyataan ini membuat banyak bidang menjadi rentan terhadap serangan. Banyak ahli dalam bidang keamanan yang berpengalaman yang sangat menekankan pada fakta ini. Seberapa banyak pun artikel yang diterbitkan tentang lubang dalam jaringan, patch, dan firewall, ancaman hanya berkurang sebatas itu. Namun faktor manusia masih menjadi aspek yang lebih mengancam.
Pada tanggal 19 November 2009, Google merilis kode sumber Chrome OS sebagai Chrome OS proyek. Sebagaimana dengan proyek open source lainnya, pengembang memodifikasi kode dari Chrome OS dan membangun versi mereka sendiri, sedangkan Google Chrome OS kode hanya akan didukung oleh Google dan mitra-mitranya, dan hanya akan berjalan pada perangkat keras yang dirancang untuk tujuan tersebut. Tidak seperti Chromium OS, OS Chrome akan secara otomatis diperbarui ke versi terbaru InformationWeek resensi Serdar Yegulalp menulis bahwa Chrome OS akan menjadi produk, yang dikembangkan untuk tingkat integrasi pada hardware yang lebih tinggi, sedangkan Chromium OS tidak memiliki secara default sistem tersebut.
Pada konferensi pers 19 November 2009, Sundar Pichai, wakil presiden Google, menunjukkan versi awal dari sistem operasi. Dia memperlihatkan desktop yang tampak sangat mirip dengan Chrome browser, dan sebagai tambahan dalam tab browser biasa juga memiliki tab aplikasi, yang mengambil lenih sedikit ruang dan dapat dismart kan untuk akses yang lebih mudah. Dalam konferensi tersebut, sistem operasi ini dapat booting hanya dalam tujuh detik, Google menyatakan akan bekerja untuk mengurangi waktu tersebut.
Juga pada 19 November, 2009, Chris Kenyon, wakil presiden OEM layanan di Canonical Ltd mengumumkan bahwa Canonical memberikan kontribusi rekayasa ke Google [Chrome OS] di bawah kontrak. Dalam diskusi, Sundar Pichai dan Linus Upson membuat yang mereka inginkan menjadi jelas, bila dimungkinkan untuk membangun komponen yang ada dan alat-alat dari komunitas open source tanpa perlu penilitian kembali.
Pada tanggal 25 Januari 2010, Google menerbitkan catatan, gambar dan video dari desain konseptual yangt menunjukkan bagaimana antarmuka dari Chrome OS bila ditampilkan pada tablet PC dengan layar 5-10 inci. Desain akan mencakup tata letak dasar yang sama seperti pada netbook, tetapi dengan antarmuka sentuh, sebuah keyboard qwerty di layout layar yang berbeda, besar, ikon persegi yang ditempatkan di atas tab, dan panel yang ditempatkan di sepanjang tepi bawah yang bisa dibuka dengan gerakan menyeret ke atas. Terbitan ini dibuat dua hari sebelum Apple mengumumkan tablet iPad. Pada tanggal 16 Maret 2011, beberapa perubahan dilakukan Chrome OS yang menunjukkan pengembangan versi tablet dari Google Chrome OS. Pada bulan Maret 2010, Google menunjukkan pertimbangan yang diberikan untuk mengembangkan dua versi dari sistem operasi, versi konsumen dan versi perusahaan.

